Krisis Privasi dan Informed Consent pada Ekosistem Digital
(Tinjauan Etika Profesi terhadap Dark Patterns dan Spam Pinjol)
DOI:
https://doi.org/10.61132/mars.v4i3.1674Keywords:
Dark Patterns, Digital Privacy, Informed Consent, Online Loans, Professional EthicsAbstract
This study analyzes how digital interface design (UI/UX) and system architecture are manipulated to unethically extract user consent, resulting in personal data commercialization and massive online loan (pinjol) spam marketing. Employing a mixed-methods approach, this research combines descriptive quantitative analysis of digital user perception surveys with qualitative observations involving UI teardowns, privacy policy evaluations, and extensive literature reviews. Initial findings indicate a profound crisis of genuine informed consent, exacerbated by the deployment of dark patterns such as pre-ticked checkboxes, disguised opt-out architectures, and information overload engineered into legal documents. This systematic manipulation facilitates unauthorized personal data distribution to third parties under the guise of legitimate agreement, directly triggering privacy intrusions and psychological distress, including severe anxiety among data subjects. Philosophically and morally, these practices constitute a severe breach of Information Technology Professional Ethics (EPTI). Consequently, this study highlights the urgent need for developer accountability and advocates for the implementation of proactive, transparent ethical design frameworks compliant with Human-Computer Interaction (HCI) standards to reclaim digital autonomy.
References
Agung Suma Kurniawan Nim, O. (2023). Perlindungan data konsumen terhadap pembayaran hutang pinjaman online.
Ardana, S. T., & Kornelis, Y. (2024). Penyalahgunaan data pribadi pada pinjaman online di Indonesia: Analisis perlindungan dan sanksi hukum. Legalite: Jurnal Perundang-Undangan dan Hukum Pidana Islam, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.32505/legalite.v9i1.8398
Aziz, W. C. A., Alfahimi, M. F., Setyawan, A. P., Ahiruddin, & Kornelis, Y. (2026). Konstruksi hukum perlindungan konsumen terhadap dark patterns dalam fintech. Berajah Journal, 6(3), 909–919.
Bagus Iqbal Adi Nugroho, M. (2024). Perancangan UI/UX peminjaman dana dengan metode design thinking (studi kasus: WIFKAIN). https://doi.org/10.32767/jti.v16i1.2252
Dayanti, A. P. (2022). Etika profesi teknologi informasi dan perlindungan data pribadi. Jurnal Etika Teknologi, 6(1), 24–33.
Dayanti, A. P. (n.d.). Etika profesi teknologi informasi dan perlindungan konsumen dalam ekosistem digital.
Dewi, S. P., & Sulistyawan, A. Y. (2024). Perlindungan hukum data pribadi nasabah dalam transaksi pinjaman online. NOTARIUS, 17(3).
Diputra, R. S., & Ningrum, M. L. (2022). Pelanggaran etika bisnis fintech lending ilegal terhadap debitur. Ilmu dan Budaya, 43(1). https://doi.org/10.47313/jib.v43i1.1527
Fatimah, F., Yasin, A., Amelia, N., & Hasibuan, A. Z. N. (2025). Etika komunikasi dalam pengumpulan dan pemanfaatan data pribadi di era digital. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(6), 3069–3079. https://doi.org/10.60036/jbm.900
Febrianto, Y. B., Widodo, S., & Saefudin, Y. (2025). Criminal liability for dark patterns practices in personal data processing. Journal of Law and Policy Transformation, 10, 237–252. https://doi.org/10.37253/jlpt.v10i2.11894
Kamil, S. D., & Darman, M. (2026). Pertanggungjawaban hukum platform pinjaman online terhadap kerugian konsumen akibat pelanggaran etika penagihan. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 16274–16282. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4639
Mirna, Judhariksawan, & Maskum. (2023). Analisis pengaturan keamanan data pribadi di Indonesia. Jurnal Ilmiah Living Law, 15(1), 16–30. https://doi.org/10.30997/jill.v15i1.4726
Nadia Wangsa Kusumadiningrat, Halimah Zahrah, Sadam Maulana, & Dendi Nur Fadilah. (2025). Analisis praktik pemasaran digital dan isu privasi data: Strategi etika bisnis untuk meningkatkan kepercayaan pengguna. PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(4), 4246–4254. https://doi.org/10.62710/zd6q8a21
Sachwana Deva Kamil, & Melani Darman. (2026). Pertanggungjawaban hukum platform pinjaman online terhadap kerugian konsumen akibat pelanggaran etika penagihan. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 16274–16282. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4639
Supriyanto, & Hadi, M. N. (2025). Analisis mitigasi dark pattern pada e-commerce di Indonesia. Trade Policy Journal.
Sylviana, G., Maharani, D. P., & Wibowo, A. M. (2025). Keabsahan praktik dark patterns terhadap pemerolehan persetujuan pemrosesan data pribadi di Indonesia. RechtJiva, 2(1), 66–85. https://doi.org/10.21776/rechtjiva.v2n1.5
Varida, N., Domini, S., & Abdi, M. (2024). Pendekatan hukum terhadap kasus penyalahgunaan data pribadi oleh pinjaman online. Justicia Insight, 1(1), 21–26. https://doi.org/10.70716/justin.v1i1.89
Zamsuri, A., Nasution, N., Hasan, M. A., Putri, N. B., & Yos Sudarso, J. K. (2025). Mengurai dilema etis teknologi: Kajian literatur tentang dampak sosial dan hukum judi online dan pinjaman online.
Zebua, D. Y., & Zebua, A. P. (2025). Tantangan etika dalam profesi teknologi informasi. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik, 2(1), 35–44. https://doi.org/10.70134/identik.v2i1.162
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



