Pelatihan Pembuatan Jamu Kunyit Asam di SMA Wahidiyah Kota Kediri

Authors

  • Jihan Roselina Putriaji Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Fena Rofi’atun Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Arzety Elmadiasmara Putri Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Heryed Aprilia Dungku Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Apriyanto F.G.S JIE Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Arya Ulilalbab Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Sony Andika Saputra Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

DOI:

https://doi.org/10.61132/bumi.v4i2.1590

Keywords:

Counseling, Herbal Medicine, Tamarind, Turmeric, Wellness

Abstract

Jamu is a traditional Indonesian herbal drink believed to have health benefits and has been preserved to this day. One type, turmeric and tamarind jamu, is known to effectively alleviate menstrual cramps naturally. The workshop on making turmeric and tamarind jamu at Wahidiyah High School in Kediri City on May 17, 2025, aimed to enhance students' knowledge and skills in preparing jamu hygienically. The activity was attended by 15 students from grades 10 and 11, using methods such as lectures, discussions, leaflets, and hands-on practice. Evaluation results showed an average increase in knowledge scores from 76.4% to 97.9%, particularly in terms of cleanliness and storage. This workshop not only educated students about the benefits of jamu but also fostered cultural awareness and entrepreneurial potential. The turmeric and tamarind herbal medicine education program at SMA Wahidiyah successfully improved students' knowledge and skills in preparing herbal medicine hygienically, with significant improvements in hygiene and storage aspects. In addition, this activity is expected to be the first step in introducing herbal medicine as a natural health product that has the potential to be developed further.

References

Army, R. (2018). Jamu, Ramuan Tradisional Kaya Manfaat (Ed ke-1). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Cholifah, & Handikasari, A. (2015). Hubungan anemia, status gizi, olahraga, dan pengetahuan dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Midwiferia, 1(1), 31-43. https://doi.org/10.21070/mid.v1i1.346

Kurniawan, F. Y., Jalil, M., Purwantoro, A., Daryono, B. S., & Purnomo. (2021). Jamu kunir asem: Ethnomedicine overview by Javanese herbal medicine formers in Yogyakarta. Jurnal Jamu Indonesia, 6(1), 8-15. https://doi.org/10.29244/jji.v6i1.211

Kylenorton. (2010). Dalam skripsi pengaruh pemberian kunyit asam terhadap kejadian dismenore pada remaja putri di Pendukuhan Dagen Pendowohardjo Sewon Bantul.

Mayefis, D., Sammulia, S. F., Widiastuti, S., & Meileni, D. P. (2022). Penyuluhan pembuatan jamu kunyit asem dan jamu empon-empon dalam meningkatkan imunitas tubuh masyarakat di daerah Puskesmas Tiban Baru. Jurnal Abdi Masyarakat Kita, 2(1), 78-90. https://doi.org/10.33759/asta.v2i1.191

Ridawati, & Alsihendra. (2019). Pelatihan pembuatan minuman serbuk kunyit asem. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 71-85. https://doi.org/10.21009/Abditek.011.07

Safitri, A. M. (2018). 5 Manfaat jamu kunir asem (Tidak hanya untuk nyeri haid, lho!). Retrieved July 3, 2019, from https://www.example.com

Sina. (2012). Khasiat super minuman alam tradisional: Beras kencur kunyit asem. Diandra Pustaka Indonesia.

SMKS, D. I., & Syifa, A. S. (2024). Volume 1 No. 1 Agustus 2024 METODE kegiatan penyuluhan pada masyarakat tentang manfaat konsumsi minuman kunyit asem untuk menurunkan nyeri dismenore dilaksanakan dalam bentuk: Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, dan pembagian materi menggunakan leaflet. 1(1), 7-10.

Supriadi. (2014). Peregangan otot perut. Yogyakarta: Kata Hari.

Susanti, et al. (2022). Efektivitas kunyit asem sebagai penurun nyeri pada remaja yang mengalami dismenore. Ilmiah Keperawatan, 12(1), 1-10.

Zuliani, & Pujiani. (2013). Pengaruh stimulasi kutaneus (slow stroke back massage) terhadap penurunan nyeri haid (dismenore). Semarang: Jurnal Edu Health.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Jihan Roselina Putriaji, Fena Rofi’atun, Arzety Elmadiasmara Putri, Heryed Aprilia Dungku, Apriyanto F.G.S JIE, Arya Ulilalbab, & Sony Andika Saputra. (2026). Pelatihan Pembuatan Jamu Kunyit Asam di SMA Wahidiyah Kota Kediri. Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 50–56. https://doi.org/10.61132/bumi.v4i2.1590

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.