Perilaku Pengguna dalam Memberikan Komentar Jahat di Media Sosial: Studi pada Pengguna Tiktok dan Instagram

Authors

  • Wilona Ramadhani K Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Irwan Padli Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61132/saturnus.v4i1.1340

Keywords:

Behavior, Instagram, Malicious Comments, Social Media, TikTok

Abstract

This study aims to describe users' experiences and perceptions regarding the presence of malicious comments on social media, particularly on TikTok and Instagram. Data were collected through an online questionnaire using Google Forms containing eight open-ended questions, then analyzed using a descriptive qualitative approach through thematic analysis. The results showed that all respondents had and frequently encountered malicious comments, especially on viral content or creator accounts with large followings. The most common forms of malicious comments included body shaming, insults, defamation, and belittling and demeaning comments. Respondents expressed various emotional reactions such as discomfort, sadness, anger, and pity, although a small number felt normal due to their familiarity with the phenomenon. Factors that drive someone to make malicious comments include following the crowd (FOMO), envy, personal dislike, and the ease of expressing negative opinions on social media. Malicious comments also impact user comfort, with most feeling disturbed and uncomfortable. Respondents' responses to malicious comments included ignoring, responding positively to reprimands, blocking accounts, or reporting the comments. Respondents also proposed several efforts to reduce malicious comments, such as limiting or closing the comment section and increasing education regarding social media ethics. Overall, this study confirms that malicious comments are a common phenomenon on social media and need to be addressed through better personal awareness and digital literacy.

References

Aggraini, D. A., Putri, M. A., & Yuliana, F. (2025). Hubungan body shaming dan media sosial dengan kecemasan. Jurnal Siti Rufaidah, 3(4), 1–12. https://doi.org/10.57214/jasira.v3i4.266

Al Fatimah, A., Hasanah, N., & Ikhrom, I. (2024). Makna citra diri dalam pengalaman body shaming online. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Klinik, 4(3), 1–10. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4248

Ash-Shidiq, M., & Pratama, A. (2022). Ujaran kebencian di kalangan pengguna media sosial di Indonesia: Agama dan pandangan politik. Jurnal Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia, 14(2).

Heriyanto. (2018). Thematic analysis sebagai metode menganalisa data untuk penelitian kualitatif. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 2(3), 317–324. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324

Hermawan, D., & Gassing, S. (2025). Pengaruh komentar netizen terhadap citra diri dan reputasi sosial media. IKRA-ITH Humaniora, 7(3), 50–60. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v7i3.3402

Kartika, R., & Nurhayati, N. (2023). Ujaran kebencian (hate speech) di media sosial dalam konteks hukum dan perubahan sosial: Studi kasus pada masyarakat Kota Medan. Jurnal Mercatoria, 16(1). https://doi.org/10.31289/mercatoria.v16i1.7668

Kusumasari, R., & Arifianto, D. (2019). Makna teks ujaran kebencian pada media sosial. Jurnal Korpus, 2(3). https://doi.org/10.33369/jik.v2i3.6779

Nisa, S. K., & Malikha, U. (2025). Analisis wacana kritis terhadap bullying di kolom komentar Instagram @TasyiiAthasyia. Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 20–30.

Putri, N. A., & Ananda, R. (2022). Etika komunikasi di media sosial: Studi terhadap fenomena komentar negatif di kalangan mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia, 10(1), 66–78.

Putty, A., Nurbayani, S., & Sartika, R. (2025). Ironi sebagai bentuk perundungan siber pada komentar di TikTok. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 9(2), 80–92. https://doi.org/10.38043/jids.v9i2.6818

Rahmawati, D., & Pratama, A. (2021). Transformasi pola komunikasi di era media digital dan dampaknya terhadap interaksi sosial mahasiswa. Jurnal Komunikasi dan Media, 13(2), 115–128.

Rahmi, S., & Corsini, P. (2021). Perilaku komunikasi pengguna media sosial di era digital: Studi kasus pada mahasiswa di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(2), 120–134.

Sari, D. P., & Wibisono, R. (2023). Algoritma dan perilaku pengguna: Dampak sistem rekomendasi terhadap pola komentar di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi (JIKOM), 10(2), 78–90.

Sari, R. N., & Ulum, B. (2025). Dampak body shaming di Instagram terhadap rasa percaya diri mahasiswa PPKn Universitas Bhinneka PGRI. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(4), 100–110. https://doi.org/10.57248/jishum.v3i4.642

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 1250–1260. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657

Syahputra, I. (2022). Budaya partisipatif pengguna media sosial di era digital: Studi pada mahasiswa di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media, 24(1), 45–56.

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Wilona Ramadhani K, & Muhammad Irwan Padli Nasution. (2026). Perilaku Pengguna dalam Memberikan Komentar Jahat di Media Sosial: Studi pada Pengguna Tiktok dan Instagram. Saturnus: Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi, 4(1), 01–10. https://doi.org/10.61132/saturnus.v4i1.1340

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.